Kelebihan dan Kekurangan Media Cetak

Media cetak merupakan salah satu industri yang telah lama populer dan berkembang. Bagi pebisnis, media ini menjadi salah satu cara yang mudah untuk menjangkau pelanggan melalui iklan yang bisa disisipkan. Dan sampai saat ini pun para pebisnis masih banyak yang berupaya untuk memanfaatkan media-media cetak ini, baik itu Koran, Majalah, dan Selebaran atau brosur/ flyer. Namun tentunya ada kelebihan dan kekurangan media cetak yang melekat.

Terlebih lagi dalam beberapa dekade terakhir ini kita kedatangan media online yang berkembang begitu pesat. Tetapi para penerbit yang sekarang menyediakan media online pun, kebanyakan dari mereka tetap mempertahankan media cetaknya. Tentu itu dilakukan untuk mempertahankan eksistensi mereka di dunia media secara keseluruhan.

Di bawah ini adalah kelebihan dan kekurangan media cetak.

Kelebihan Media Cetak

1. Bagi masyarakat, harga media cetak ini cukup terjangkau. Ini dikarenakan penerbit telah mendapatkan pendanaan dari para pemasang iklan. Dengan demikian, semua kalangan bisa berlangganan media ini dan tetap dapat mengikuti berita perkembangan di lingkungan sekitarnya. Seperti contoh, harga cetak flyer murah di Jakarta yang hanya beberapa ratus Rupiah per lembar tentu menjadi kelebihan dari media cetak ini.

2. Dalam sekali penerbitan, media cetak bisa membahas beragam topik sekaligus. Misalnya topik olahraga, ekonomi, sosial, hiburan, dan banyak lagi. Sehingga semua kalangan bisa berlangganan dan mendapatkan topik yang diminatinya. Lain dengan media elektronik tv dan radio misalnya, mereka hanya dapat berfokus pada satu topik ketika broadcasting sedang berlangsung.

3. Media cetak selalu populer di kalangan apapun dan bisa dinikmati oleh generasi apapun. Beda dengan media online, yang di mana tidak semua orang mengerti penggunaan internet. Tampaknya pun sebagian besar milenial dan gen Z lebih menaruh minat yang besar pada platform daring daripada platform luring.

Baca Juga  Perbedaan CMYK dan RGB Yang Sering Menjadi Permasalahan

4. Media cetak bisa disebarkan dan ditujukan ke wilayah demografis tertentu untuk pemberitaan. Dengan demikian, dapat mengarahkan suatu iklan yang bertarget pada demografis khusus. Misal jika Anda mengetahui target konsumen ada lingkungan Jakarta Barat, maka cukup pasang iklan di koran yang dikhususkan untuk Jakarta Barat.

5. Media cetak bisa disimpan dan dibaca berkali-kali jika perlu. Misal pada majalah yang biasa diterbitkan setiap bulan. Tentu bukan berarti setelah itu bulan berlalu majalah harus dibuang begitu saja, namun bisa disimpan dan dijadikan bahan referensi jika sewaktu-waktu membutuhkannya.

6. Media cetak biasanya lebih mudah untuk menjelaskan hal-hal yang bersifat kompleks dan lebih nyaman untuk dibaca. Dengan lebih nyaman ketika dibaca, maka dapat membuat kita lebih mampu berpikir lebih spesifik terkait isi tulisan.

7. Media cetak dapat menjadi tempat menyebarkan dan mencari informasi lowongan pekerjaan. Misalnya pada koran, biasanya tersedia kolom khusus untuk memuat kolom lowongan kerja, sehingga pembaca dapat dengan mudah memilih yang paling sesuai dengan yang dicarinya.

Kekurangan media cetak

1. Media  cetak kurang efektif untuk menargetkan audiens global. Sebaliknya, media online justru lebih memiliki jangkauan yang lebih luas dalam hal ini. Sekadar contoh misalnya, koran dengan jumlah 100 ribu ekslempar. Maka hanya sekitar itu jumlah pembacanya. Itupun jika semuanya terjual dan dibaca oleh masyarakat. Sementara seringkali koran hanya dimanfaatkan untuk bungkus gorengan.

2. Masa pakai koran bisa singkat, sehingga kurang menguntungkan bagi pengiklan jangka panjang. Misal koran harian atau mingguan, setelah itu iklan Anda akan hilang karena pembaca cenderung membuangnya setelah membacanya habis.

3. Media cetak hanya dapat berbentuk tulisan dan gambar untuk merepresentasikan berita. Sementara media elektronik sekarang sudah populer dalam bentuk audio dan video. Seperti yang disiarkan melalui radio, telivisi, dan media online atau internet.

Baca Juga  Gunakan Brosur Untuk Promosi Bisnis dan Branding

4. Penyebaran informasi pada media cetak lebih lambat daripada internet. Masyarakat pun harus menunggu cetakan sampai ke tangannya. Lain dengan media online yang bisa diakses 24 jam selama kita terkoneksi dengan internet.

5. Biaya produksi cenderung mahal dan melibatkan bahan kertas untuk dapat dinikmati. Karena ternyata bahan kertas juga merupakan salah satu penyumbang limbah. Kendati sebetulnya juga memungkinkan untuk didaur ulang. Namun fakta bahwa, masih banyak kertas yang menjadi limbah dan mengganggu.

6. Selain biaya produksi, media cetak dapat memakan biaya distribusi yang cukup mahal. Kendati harga jual kepada masyarakat cenderung murah, karena mereka mendapat pendanaan dari pemasang iklan tadi. Namun distribusi berita pun tidak seefisien pada media elektronik.

Write a comment