Makna Psikologi Warna Untuk Branding Dalam Desain Grafis

Makna psikologi warna adalah teori tentang kaitan warna dengan perilaku manusia. Ini bertujuan untuk menentukan bagaimana warna mempengaruhi seseorang. Warna memiliki dampak, terlihat mengapa seseorang lebih menyukai warna tertentu daripada yang lain. Masing-masing warna pun memiliki makna yang berbeda, bergantung pula pada beragam faktor yang mempengaruhi seseorang.

Dengan demikian, warna masuk dalam konstanta yang memiliki makna kuat bagi orang melihatnya. Dengan menggunakan psikologi warna, Anda dapat mengirimkan pesan positif atau negatif, mendorong penjualan,dan  menarik perhatian. Maka dari itu Anda dapat menggunakan psikologi warna dalam beragam aspek dan khususnya dalam desain logo, situs web, cover buku, dan kemasan produk. Bahkan bidang industri tertentu terkadang memiliki bagian yang hanya mempelajari dan mengelola warna perusahaannya.

Kelompok Warna

Warna sejatinya dikelompokkan ke dalam 4 tipe, yaitu :

Kelompok Warna Netral

Warna netral merupakan warna yang bersifat datar, warna netral bukan merupakan warna primer maupun warna sekunder. Warna netral terdiri dari campuran 3 komponen warna dalam komposisi yang berbeda. Warna ini berfungsi dan cocok sebagai kanvas dalam melakukan desain grafis. Dengan warna yang lembut, warna netral dapat dengan mudah dipadukan dengan warna-warna lain yang lebih kuat.

Beberapa contoh warna netral adalah warna krem, coklat dan arang.

Kelompok Warna Kontras

Warna sebagai kalimat tunggal tidak pernah disebut kontras. Jenis warna kontras adalah warna yang memiliki sifat berkebalikan dengan warna lain. Warna kontras didapatkan dari perpaduan warna yang berlawanan yang terdiri dari warna primer dan sekunder. Warna kontras dan warna komplementer mempunyai konsep yang sama, perbedaan keduanya hanya terdapat pada cara kita memandang hubungan diantara kedua perpaduan warna tersebut. Perpaduan warna yang memiliki sifat kerja sama dinamakan warna komplementer, berkebalikan dengan warna kontras yang sifatnya saling membandingkan satu sama lain.

Contoh warna kontras adalah perpaduan antara warna Merah dengan Hijau, Kuning dengan Ungu dan Biru dengan Orange.

Baca Juga  Ukuran Pamflet dan Jenis-Jenis Lipatannya

Makna Psikologi Warna Untuk Branding Dalam Desain Grafis Roda Warna

Kelompok Warna Dingin

Warna dingin adalah warna yang melambangkan kesejukan, ketenangan, dan sebagainya. Dalam roda warna, warna dingin dimulai dari warna hijau hingga ungu.

Kelompok Warna Panas

Warna panas adalah warna yang membawa perasaan semangat terhadap psikologi manusia pada umumnya. Dalam roda warna seperti yang terdapat pada gambar, warna panas dimulai dari warna kuning hingga ungu kemerahan.

Makna Psikologi Warna Dalam Kehidupan Sehari-hari

Lingkungan mempengaruhi emosi dan pikiran kita. Mungkin Anda pernah memperhatikan tempat-tempat tertentu lalu merasa jengkel? Atau berada di tempat-tempat tertentu yang sangat santai dan menyenangkan. Nah di situlah interpretasi warna berperan.

Konsep ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya ketika ingin mengecat ulang dinding rumah atau ruangan, maka dapat mempertimbangkan skema warna yang akan digunakan.

Makna Psikologi Warna Dalam Pemasaran dan Branding

Terdapat beberapa wawasan yang didukung penelitian tentang bagaimana warna berperan dalam persuasi. Misalnya dalam branding, yang merupakan salah satu hal paling penting yang berkaitan dengan persepsi warna.

Ada banyak upaya untuk meneliti pengaruh warna ke konsumen. Tetapi faktanya adalah warna juga dapat bergantung pada pengalaman pribadi setiap orang, sehingga cukup sulit untuk diterjemahkan ke perasaan tertentu secara universal. Tetapi ada pola pesan yang lebih luas yang dapat ditemukan dalam persepsi warna. Misalnya, warna memang memainkan peran yang cukup besar dalam branding atau pencitraan merek.

Dan kenyataan mengungkapkan bahwa kita lebih suka merek yang mudah dikenali, hal ini membuat warna sangat penting ketika menciptakan identitas merek. Bahkan sebagian merek-merek baru secara khusus menargetkan warna logo dengan memastikan diferensiasi dari pesaingnya yang sudah umum. Misal jika sebagian besar kompetitor menggunakan warna biru, Anda akan menonjol dengan menggunakan warna ungu.

Pengaruh Warna Bagi Psikologi Manusia Dalam Desain Grafis

Untuk menyampaikan pesan yang pas kepada audiens, desainer perlu memahami apa arti warna dan reaksi yang ditimbulkan. Berikut adalah daftar warna yang lebih banyak digunakan secara umum dan dalam desain.

Baca Juga  Apa Yang Membuat X-Banner Tampak Menarik?

Arti Warna Merah

Makna Psikologi Warna Untuk Branding Dalam Desain Grafis Warna Merah

Warna merah biasanya diasosiasikan dengan perasaan yang kuat dan bergairah. Warna ini dapat melambangkan kondisi pikiran dan jiwa yang baik ataupun buruk, termasuk cinta, kepercayaan diri, gairah, dan kemarahan. Dalam desain, penggunaan warna merah merupakan cara efektif untuk menarik perhatian audiens. Namun disarankan untuk menghindari penggunaan yang berlebihan, karena bisa menimbulkan reaksi negatif.

Arti Warna Orange

Makna Psikologi Warna Untuk Branding Dalam Desain Grafis Warna Orange

Arti warna orange adalah warna yang energik dan menimbulkan perasaan kesenangan. Orange menggabungkan kekuatan merah dan keramahan kuning. Warna orange menyampaikan pesan “Saya tidak takut untuk menjadi pusat perhatian”. Oranye melambangkan antusiasme, percaya diri, dan gembira.. makna psikologi warna orange pun terkait dengan ambisi.

Arti Warna Kuning

Makna Psikologi Warna Untuk Branding Dalam Desain Grafis Warna Kuning

Kuning merupakan warna matahari dan terkait dengan saat-saat menyenangkan. Warna ini sering dikaitkan dengan cahaya dan sinar matahari, sehingga kuning biasanya mengkomunikasikan perasaan ceria dan kebahagiaan. Namun dalam konteks tertentu, warna ini dapat pula digunakan untuk memberi sinyal peringatan dan kehati-hatian.

Arti Warna Hijau

Makna Psikologi Warna Untuk Branding Dalam Desain Grafis Warna Hijau

Sering disebut warna alam. Melambangkan kedamaian, keseimbangan, dan harmoni. Hijau membawa perasaan menenangkan dan memperbarui. Warna ini memiliki energi lebih positif dibanding kebanyakan warna lain, namun kadang-kadang dikaitkan dengan materialisme. Dalam desain, warna hijau sangat cocok untuk produk yang berhubungan dengan alam.

Arti Warna Biru

Makna Psikologi Warna Untuk Branding Dalam Desain Grafis Warna Biru

Makna psikologi warna biru adalah warna kepercayaan, oleh karena itu sering dipakai beberapa citra perusahaan. DIgunakan untuk menunjukkan keandalan dan keseriusan. Namun sebagai warna dingin, dapat terkait pula dengan jarak dan kesedihan, sehingga perlu menjaga keseimbangan dalam pemakaiannya.

Arti Warna Ungu

Makna Psikologi Warna Untuk Branding Dalam Desain Grafis Warna Ungu

Dalam makna psikologi warna, ungu sering dikaitkan dengan royalitas, terutama dalam nuansa gelap. Namun di sisi lain dapat dikaitkan dengan feminisme. Warna ungu sering berhubungan dengan perusahaan perhiasan yang menampilkan kesan mewah. Selain itu, biasa digunakan untuk produk kecantikan dan fashion, maka dari itu banyak wanita yang menyukai warna ungu.

Baca Juga  Cara Efektif Dan Lokasi Strategis Untuk Sebar Brosur

Arti Warna Hitam

Makna Psikologi Warna Untuk Branding Dalam Desain Grafis Warna Hitam

Hitam adalah warna otoritas, kekuasaan, dan kekuatan. Warna ini populer dalam dunia fashion karena dapat membuat orang terlihat lebih kurus. Hitam adalah warna serius yang membangkitkan emosi yang kuat.

Arti Warna Putih

Makna Psikologi Warna Untuk Branding Dalam Desain Grafis Warna Putih

Pengantin wanita memakai pakaian warna putih untuk melambangkan kemurnian dan kesucian. Putih memantulkan cahaya dan dianggap sebagai warna musim panas. Selain itu, putih populer dalam dekorasi karena ringan dan netral. Namun kenyataannya putih mudah kotoran, sehingga lebih sulit dijaga kebersihannya dibanding warna lain. Dokter dan perawat mengenakan pakaian putih untuk melambangkan kebersihan. Selain itu, alasan sebenarnya seragam dokter dan perawat berwarna putih adalah untuk mempermudah penglihatan jika sesuatu yang bersifat tidak steril menempel pada seragam.

Arti Warna Coklat

Makna Psikologi Warna Untuk Branding Dalam Desain Grafis Warna Coklat

Coklat terdiri dari warna konstituen merah dan kuning, dengan persentase besar warna hitam. Untuk alasan ini, warna ini dipenuhi dengan keseriusan seperti hitam, tetapi dengan nada yang lebih hangat dan lebih lembut.

Makna psikologi warna coklat adalah warna kokoh dan andal, merupakan warna bumi dan keberlimpahan alam. Warna ini klasik, memiliki ketergantungan dan keaslian kayu atau kulit. Lebih sering disukai pria daripada wanita.

Konklusi Psikologi Warna

Identitas merek Anda menentukan bagaimana dunia memandang merek Anda. Warna adalah komponen integral dari persepsi tersebut yang akan berkesinambungan. Memilih warna yang paling tepat dengan kepribadian merek Anda sangat penting untuk membangun merek yang benar-benar otentik, bukan dengan membuat sembarang pilihan begitu saja. Dengan memahami makna psikologi warna, Anda dapat memilih berdasarkan wawasan yang diperoleh dari survei ilmiah.

Related Posts