Mengenal Jenis-Jenis Desain Grafis Beserta Perbedaannya

Desain grafis, tentu Anda sudah tidak asing lagi mendengar kata ini. Penjelasan desain grafis sendiri adalah proses mengkombinasikan tipografi, ilustrasi, fotografi dan cetak untuk tujuan persuasif (mengajak), memberikan informasi atau perintah. Lebih lanjut lagi, banyak jenis desain grafis yang dapat dibedakan sesuai dengan pangsa pasarnya dan kemampuannya. Desain grafis juga dikenal dengan desain komunikasi visual.

Disebut sebagai desain komunikasi visual karena peran desain grafis dalam menyampaikan pesan dan informasi kepada audiens dengan sentuhan visual yang sangat kental. Saat ini desain grafis sering dikategorikan sebagai commercial art karena merupakan paduan antara seni rupa dengan komunikasi untuk tujuan bisnis.

Saat ini tren industri desain grafis sangat berkembang pesat, hal ini dikarenakan kita sudah memasuki era digital. Dimana semua hal yang kita lakukan berpusat kepada teknologi. Oleh sebab itu, segala hal dalam hidup termasuk perekonomian juga sudah berpusat pada dunia teknologi. Maraknya online shop, maraknya industri video dan yang lain membuat hampir semua orang mulai memikirkan untuk berbisnis di sosial media.

Ketika berbisnis di media sosial, itu berarti menawarkan produk kepada customer dengan memperlihatkan foto sangat mudah dilakukan. Oleh karena itu penting sekali untuk memiliki foto atau gambar produk yang potensial. Di sinilah desain grafis dibutuhkan agar foto bisa dipercantik dengan sentuhan grafis.

Berbicara mengenai desain grafis sendiri memiliki berbagai jenis yang disesuaikan berdasarkan kegunaannya, kemampuannya, dan pangsa pasar. Untuk lebih jelasnya akan diuraikan satu-persatu.

Jenis-jenis Desain Grafis Berdasarkan Kemampuannya

Drafter

Jenis desain grafis berdasarkan jenis kemampuannya yang pertama adalah drafter. Drafter sendiri maksudnya adalah desainer yang mana memang dikhususkan untuk membuat arsitektur dan rancang bangun yang simetris dan digunakan untuk keperluan pembuatan sesuatu yang memerlukan ketelitian tinggi dan rancangan yang presisi.

Drafter dikhususkan pada orang orang yang ahli di software (Autocad, Archicad, 3d revit architecture). Drafter sendiri sangat dibutuhkan di dunia arsitektur dan industri.

Editor

Penjelasan desain grafis editor lebih kepada desainer yang khusus untuk membuat cover, sampul, banner, dan lain sebagainya. Dan juga membuat karya-karya desain grafis misalnya: brosur, kartu nama, pin, logo, poster, dan yang lainnya.

Editor adalah profesi yang memerlukan sentuhan pandangan dan imajinasi yang luas. Dan software yang harus dikuasai di antaranya: Corel draw, Adobe Photoshop, Freehand, Illustrator. Desain ini sangat dibutuhkan didunia publikasi dan periklanan.

Contoh Karya Desain Grafis Unik

Layouter

Layouter adalah desainer yang khusus untuk membuat tatanan layout sebuah majalah atau koran atau publikasi yang lainnya dan diharuskan mempunyai feel untuk tata letak agar enak dilihat. Orang yang memiliki keahlian dalam desain layouter ini biasanya menggunakan software seperti Ms Publisher, Adobe Page Maker, dan Adobe In – Design. Desain ini sangat dibutuhkan didunia percetakan seperti buku, koran, dan majalah.

Baca Juga  Fakta Sejarah Hadirnya Kartu Nama Yang Perlu Diketahui

Art Director

Desainer khusus untuk membuat karya-karya seni dari komputer yang bisa digunakan untuk visual effects ataupun hanya untuk hiasan saja. Membutuhkan kreativitas tinggi untuk membuat karya agung yang akan dibuat. Sedangkan software yang harus dikuasai di antaranya: Corel Draw, Photoshop, Photo Paint, dan Art Creator. Desain ini sangat dibutuhkan didunia editing effect, perfilman dan seniman.

Fotografer

Desainer grafis khusus yang selain melakukan pengeditan foto juga merangkap sebagai fotografer, harus memiliki talenta khas fotografer serta mampu mengedit foto sesuai event atau yang perfect. Membutuhkan intelegensi tinggi, kreativitas tinggi, dan harus menguasai adobe photoshop, ieworks, dan photo studio. Sangat dibutuhkan didunia fotografi, foto editor, wartawan, dsb.

Karya Desain Grafis Unik

Animator

Animator merupakan penjelasan desain grafis khusus untuk desainer yang bekerja pada bidang motion graphic, iklan atau film fantasi. Harus memiliki daya tahan tinggi, pengetahuan yang cukup tinggi, pengalaman yang banyak, dan harus menguasai Macromedia Flash, Adobe Flash, After Effects, 3d Maya, Gif Animator dan Corel Rave. Desain ini sangat dibutuhkan di dunia pertelevisian, perfilman dan advertising.

Visualitator

Desain ini digunakan untuk memberikan gambaran suatu karya produk dalam bentuk real / 3D. Orang yang menggunakan desain ini harus memiliki kemampuan otak kanan yang tinggi dan harus menguasai 3D max, autocad, dan digital clay. Desain ini sangat dibutuhkan di dunia visualisasi produk dan presentasi produk.

Video Editor

Jenis desain grafis ini digunakan untuk mengedit video atau film dan merangkap sebagai video shooter. Orang yang menggunakan desain ini harus memiliki imajinasi yang tinggi dan software yang digunakan seperti after effect, sony vegas, dan ulead video studio. Desain ini sangat dibutuhkan didunia industri musik dan perfilman.

Integrated Desainer

Desainer khusus yang membutuhkan integrasi dengan programmer, misalnya pembuatan game, cd interaktif, web desain, dan lain sebagainya. Integrated desainer diharuskan untuk menguasai hampir semua elemen desain. Integrated desainer sangat dibutuhkan di industri informatika.

Jenis-jenis Desain Grafis Berdasarkan Pangsa Pasar

Jika Anda seorang calon desainer yang mencari layanan desain untuk bisnis Anda, maka memahami delapan jenis desain grafis ini akan membantu Anda menemukan keterampilan yang tepat untuk pekerjaan di masa depan. Berikut adalah delapan jenis desain grafis yang saat ini tersedia:

Desain Grafis Identitas Visual

Sistem identitas visual adalah suatu sistem komunikasi visual yang membentuk identitas dari suatu perusahaan, lembaga, maupun produk. Identitas visual sering digunakan untuk membedakan suatu produk/jasa dengan produk/jasa dari pesaing.  Sehingga customer akan dengan mudah mengidentifikasi suatu merek hanya dengan melihat sebagian dari tampilan visualnya. Jadi, jika Anda ingin membuat suatu merek produk, Anda sebaiknya melirik orang yang berfokus pada bidang ini.

Baca Juga  Ukuran Pamflet dan Jenis-Jenis Lipatannya

Desain Grafis Antar Muka (User Interface)

Desain Grafis User Interface

Desain Antarmuka (UI) adalah bagaimana pengguna berinteraksi dengan perangkat atau aplikasi. Penjelasan desain grafis UI mencakup semua hal yang berinteraksi dengan pengguna layar, keyboard, dan mouse.

Dalam konteks desain grafis, desain UI berfokus pada pengalaman visual pengguna dan desain elemen grafis di layar seperti tombol, menu, mikro – interaksi, dan masih banyak lagi. Ini adalah pekerjaan desainer UI untuk menyeimbangkan daya tarik estetika dengan fungsi teknis.

Desain Grafis Pemasaran dan Periklanan

Suatu perusahaan dengan suatu produk agar dikenal oleh masyarakat bergantung pada upaya pemasaran dan periklanan. Pemasaran dan periklanan bertujuan untuk membujuk setiap masyarakat mengambil keputusan untuk membeli suatu produk.

Tentu konten visual yang menarik dan dengan ide yang cemerlang akan mempengaruhi orang dalam memutuskan untuk membeli sebuah produk. Karena orang akan selalu menginginkan konten visual yang lebih menarik. Dalam hal ini, desain grafis membantu organisasi mempromosikan dan mengkomunikasikan produk mereka.

Publikasi

Publikasi adalah bagian dalam industri desain grafis yang berkomunikasi dengan masyarakat melalui distribusi publik. Mereka sering disebut sebagai industri media cetak. Seperti buku, koran, majalah, dan katalog. Namun, baru-baru ini ada peningkatan signifikan dalam penerbitan digital.

Desainer grafis yang mengkhususkan diri dalam publikasi bekerja sama dengan editor dan penerbit untuk membuat tata letak dengan tipografi yang dipilih dengan cermat dan karya seni yang menyertainya, yang meliputi fotografi, grafik dan ilustrasi.

Motion Grafis

Secara sederhana, penjelasan desain grafis mengenai motion grafis adalah percabangan dari seni desain grafis yang merupakan penggabungan dari ilustrasi, tipografi, fotografi dan videografi dengan menggunakan teknik animasi bergerak.

Ini dapat mencakup animasi, audio, tipografi, citra, video, dan efek lain yang digunakan dalam media online, televisi, dan film. Popularitas media telah meroket dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan peningkatan teknologi dan konten video.

Desain Kemasan (Packaging)

Desain Packaging

Sebagian besar produk memerlukan beberapa bentuk kemasan untuk melindungi dan menyiapkannya untuk penyimpanan, distribusi, dan penjualan. Tetapi desain kemasan juga dapat berkomunikasi langsung dengan konsumen, yang menjadikannya alat pemasaran yang sangat berharga. Setiap kotak, botol dan tas, setiap kaleng, wadah, atau tabung adalah kesempatan menceritakan kisah tentang suatu merek.

Baca Juga  Cara Efektif Dan Lokasi Strategis Untuk Sebar Brosur

Desainer kemasan membuat konsep, mengembangkan market, dan membuat file siap cetak untuk suatu produk. Ini membutuhkan pengetahuan ahli tentang proses cetak dan pemahaman yang tajam tentang desain dan manufaktur industri. Karena desain kemasan menyentuh banyak disiplin, tidak jarang desainer menemukan diri mereka menciptakan aset lain untuk produk seperti fotografi, ilustrasi, dan identitas visual.

Grafis Lingkungan

Grafis lingkungan secara visual menghubungkan orang ke tempat-tempat untuk meningkatkan pengalaman mereka secara keseluruhan dengan menciptakan suatu tempat yang lebih mudah diingat, menarik, informatif atau lebih mudah dinavigasi. Contoh desain grafis lingkungan diantaranya: signage, mural dinding, pameran museum, merek kantor, navigasi transportasi umum, interior toko ritel, dan ruang acara dan konferensi

Seni Ilustrasi untuk Desain Grafis

Seni grafis dan ilustrasi sering terlihat sama dengan desain grafis, namun masing-masing sangat berbeda. Desainer menciptakan komposisi untuk berkomunikasi dan memecahkan masalah, seniman grafis dan ilustrator membuat karya seni asli. Seni mereka mengambil sejumlah bentuk dari seni murni hingga hiasan dan ilustrasi mendongeng. Contoh seni dan ilustrasi untuk desain grafis diantaranya: desain kaos oblong, pola grafis untuk tekstil, grafis gerakan, gambar stok, novel grafis, dan video game.

Unsur-Unsur Dasar yang Terdapat dalam Desain Grafis

Desain grafis memiliki beberapa unsur berbeda yang terdapat di dalamnya. Unsur-unsur inilah yang menentukan baik dan buruknya sebuah desain grafis. Berikut penjelasan desain grafis berdasarkan unsur-unsurnya.

Garis (Line)

Unsur Garis

Garis merupakan unsur dasar dalam sebuah bentuk desain. Unsur garis adalah unsur yang merupakan titik/poin yang saling terhubung dengan titik/poin lainnya yang akan membentuk sebuah bentuk gambar garis seperti garis lurus, lengkung, zigzag, tidak beraturan, horizontal, vertikal, dan diagonal.

Bentuk/Bidang (Shape)

Shape adalah sebuah bentukan yang memiliki bentuk seperti lingkaran (circle), kotak (rectangle), segitiga (triangle) ataupun bentukan lain yang memiliki diameter tinggi dan lebar.

Tekstur (Texture)

Unsur Tekstur

Pada desain grafis, tekstur merupakan tampilan dari sebuah gambar (desain) yang pada visualisasi permukaannya memiliki suatu bentuk, corak dan pola yang bisa dilihat dan dicermati oleh mata bahwa permukaan gambar tersebut terlihat halus, kasar, dan lembut. Contohnya terlihat seperti permukaan kulit kayu, kain, dinding, dan canvas.

Demikianlah penjelasan desain grafis berdasarkan jenis-jenis kemampuan desainer, berdasarkan jenis-jenis pangsa pasar, dan tambahan berupa unsur-unsur yang terdapat dalam desain grafis. Informasi mengenai jenis-jenis desain grafis di atas semoga dapat membantu Anda menemukan pekerjaan desain grafis yang tepat untuk bisnis dan usaha Anda. Tetaplah berkarya dengan menjadi seorang desainer yang profesional!

2 Comments

Write a comment