Dalam artikel ini akan dijabarkan mengenai mesin cetak brosur yang digunakan mulai dari awal proses hingga brosur siap dikirim. Perkembangan bisnis yang demikian pesat mendorong terciptanya mesin-mesin cetak dengan teknologi yang lebih baik. Mesin cetak modern meningkatkan efisiensi dan cara kerja untuk memenuhi kebutuhan berbagai cetakan, misalnya untuk cetak brosur.

Berbagai mesin cetak brosur sudah digunakan oleh perusahaan percetakan untuk mencetak keperluan dengan kuantitas banyak maupun sedikit. Mesin cetak tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Tentu, mesin yang digunakan cetak brosur berbeda dengan printer-printer yang biasa digunakan di rumah, sekolah, dan kantor. Kualitasnya juga jauh lebih baik daripada mesin printer kecil biasa yang umumnya hanya digunakan untuk mencetak kertas HVS dan dalam kuantitas rendah.

Mesin Cetak Brosur

Berikut adalah mesin-mesin yang digunakan dalam proses cetak brosur dari tahap awal hingga proses finishing.

Mesin Offset

Mesin Cetak Brosur Offset Printing

Mesin offset adalah mesin yang memproduksi gambar dengan menggunakan plat bertinta yang ditransfer ke kertas. Kualitas gambar yang dihasilkan mesin ini pun berkualitas dan warnanya konsisten. Offset merupakan mesin cetak brosur yang tepat untuk digunakan jika ingin mencetak dalam kuantitas banyak.

Mesin ini biasanya memiliki unit-unit warna tinta yang bisa kita lihat. Ada mesin dengan 1 warna, 2 warna, 4 warna, dan 6 warna. Unit tergantung pada jumlah warna yang dibutuhkan. Untuk mencetak Full Color biasanya cukup dengan 4 Warna CMYK. 4 Warna berupa Cyan, Magenta, Yellow, dan Black mampu menghasilkan hampir semua warna yang bisa kita lihat. Namun bisa menambahkan 2 Warna lagi di unit khusus bila membutuhkan warna yang sangat rumit.

Berikut adalah contoh merek mesin offset dan negara negara / pembuatnya.

1 AB Dick, buatan Jerman

2 Adast, buatan Czechnya

3 Akiyama, buatan Jepang

4 Akiyama, buatan Jepang

5 AM Multilith Eagle, buatan Amerika Serikat

6 ATF Chief Gestetner, buatan Amerika Serikat

7 ATF Davidson, buatan Amerika Serikat

8 Brandtjen & Kluge, buatan Amerika Serikat

9 Chen Chin, buatan Taiwan

10 ColorMetal, buatan Swiss

11 Colt, buatan Amerika Serikat

12 Crabtree Morgan, buatan Inggris

13 Fuji Shinohara, buatan Jepang

14 Hamada, buatan Jepang

15 Harris-Aurelia, buatan Amerika Serikat

16 Hashimoto, buatan Jepang

17 Heidelberg, buatan Jerman

18 KBA Planeta, buatan Jerman

19 Komori, buatan Jepang

20 MAN Roland, buatan Jerman

21 Miehle Roland, buatan Jerman

22 Miller, buatan Amerika Serikat

23 Mitsubishi, buatan Jepang

24 Nebiolo, buatan Italia

25 Plextor, buatan Jepang

26 Rotaprint, buatan Jerman

27 Rotovac, buatan Belanda

28 Ryobi, buatan Jepang

29 Ryobi Itek, buatan Jepang

30 Sakurai, buatan Jepang

31 Schriber, buatan Amerika Serikat

32 Solna, buatan Swedia

33 Sumitomo, buatan Jepang

34 Toko, buatan Jepang

35 Vandercook, buatan Amerika Serikat

36 Xerox, buatan Jepang

Di Indonesia sendiri, mesin offset yang paling sering digunakan adalah mesin Heilderberg buatan Jerman karena dianggap mampu menghasilkan kualitas yang terbaik dibandingkan mesin lainnya.

Baca Juga  Cara Membuat Desain Standing Banner Yang Paling Efektif

Mesin Digital

Mesin Cetak Brosur Digital Printing

Jika kuantitas cetak tidak dalam jumlah besar, solusi terbaik dan satu-satunya adalah dengan mesin digital printing. Mesin digital adalah mesin cetak yang memproduksi gambar berbasis digital langsung ke kertas. Berbeda dengan percetakan tradisional atau offset yang membutuhkan plat dari alumunium atau karet untuk mencetak. Mesin digital memungkinkan langsung mencetak dengan segera dan cepat, cukup dengan memasukkan file cetak ke mesinnya. Sehingga kebutuhan cetak brosur urgent bisa diselesaikan dengan mesin-mesin digital. Teknologi mesin ini berkembang dengan cepat, beragam vendor atau perusahaan mesin mengeluarkan dengan inovasi terbarunya. Bahkan kualitas pun ditingkatkan untuk bisa setara offset.

Berikut adalah contoh merek mesin digital dan negara produsen pembuatnya.

1 Fuji Xerox, buatan Jepang dan Amerika

2 HP Indigo

3 Konica Minolta, buatan Jepang

4 Canon ImagePress, buatan Jepang

6 RICOH, buatan Jepang

Finishing Cetakan Brosur

Cetakan brosur yang keluar dari mesin masih berupa lembaran kertas besar yang masih membutuhkan tindakan lebih lanjut sebelum benar-benar dikemas untuk dikirimkan kepada perusahaan/pihak pemesan brosur tersebut.

Laminasi

Mesin Laminasi Brosur

Setelah melewati proses cetak, laminasi bisa digunakan untuk melapisi brosur supaya awet. Laminasi cocok untuk brosur yang bisa disimpan pelanggan atau untuk penggunaan jangka panjang. Di samping itu, laminasi bisa dipilih antara Doff dan Glossy yang memiliki efek berbeda.

Laminasi Glossy

Laminasi Glossy akan membuat brosur terlihat menarik, lebih mencolok dengan cahaya yang mengkilau, warna brosur akan kemilau dan memantulkan cahaya. Sehingga menimbulkan dampak visual sekaligus perlindungan pada brosur, supaya tidak mudah sobek atau robek.

Laminasi Doff

Di sisi lain, brosur dengan finishing Laminasi Doff akan menampilkan warna yang redup tetapi dapat memberikan kesan berkelas secara keseluruhan.

Pemilihan antara Laminasi Glossy dan Doff tergantung pada efek yang ingin dicapai. Finishing laminasi merupakan proses opsional yang dilalui dalam proses cetak brosur. Artinya, brosur bisa saja dilaminating ataupun tidak sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Mesin Potong Brosur

Mesin Potong Brosur

Mesin cetak brosur offset maupun digital mencetak dalam ukuran besar, dalam 1 lembar kertas bisa terdapat beberapa brosur sekaligus. Sehingga memerlukan proses pemotongan kertas. Tentu, Proses pemotongan pun menggunakan mesin, tidak menggunakan gunting satu per satu. Dengan menggunakan mesin potong, dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat. Dan mesin potong tidak hanya digunakan untuk memotong, namun juga digunakan untuk menyisir atau merapikan tumpukan kertas.

Berikut adalah contoh merek mesin potong.

1 STAR

2 ORIGIN 500 XT

3 IDEAL 1134

4 KW TRIO 13022

5 DAHLE 508 Trimmer

6 Elektrik ROYAL 4605 K

Setelah melewati proses pemotongan sesuai dengan ukuran yang diinginkan, brosur siap untuk dikemas dan dikirimkan kepada pelanggan untuk didistribusikan kembali. Itulah proses pembuatan dan mesin cetak brosur yang dapat digunakan selama produksinya. Mencetak brosur mungkin terdengar simpel, akan tetapi perlu diketahui bahwa terdapat proses yang bertahap sebelum siap untuk dikirimkan.

Baca Juga  Memahami Ukuran Kartu Nama Standar di Indonesia